Kamis, 21 Juni 2012

Berbeda itu Indah

Emang aku akhir-akhir ini sering buang-buang waktu dengan hal-hal yang gak penting. Tapi menjadi orang yang suka buang-buang waktu juga gak ada salahnya. Kita hidup gak selalu harus taat pada aturan aturan yang ada kan?? sekali-kali coba keluar dari aturan yang ada. Mumpung masi ada kesempatan cobalah hal-hal yang berbeda dari kebiasaan yang seharusnya. 
Di musim2 ujian gini, temen2 pada sibuk belajar, tanya sana sini, minta bahan ini itu. Tapi apa yang aku lakukan? Aku malah asyik nonton drama, nonton film. Daripada stres belajar aku mending nonton film. Ketika temen2 udah siap buat ujian, aku baru buka bahan baru deh belajar sekilas. Emang kebiasaanku ini buruk, tapi emang ini yang aku suka, aku enjoy aja jalaninnya.
"Ketika semua orang tidur pada malam hari, aku asyik dengan kegiatanku, tapi ketika orang-orang berkegiatan di siang hari, aku asyik tidur " 
Hidup diluar kebiasaan sepertinya menyenangkan :) hahahaha

Senin, 16 April 2012

Belajar Teori Komunikasi Yuk!

Perkembangan Hubungan 

1. Teori Pengurangan Ketidakpastian (Charles Berger dan Richard Calabrese)

  • Komunikasi digunakan untuk mengurangi ketidakpastian di antara orang asing yang terlibat dalam pembicaraan untuk pertama kalinya
  • Sebaliknya, pengurangan ketidakpastian menciptakan kondisi hubungan interpersonal yang baik
  • Ada 2 tipe ketidakpastian:
  1. Ketidakpastian Kognitif (Dihubungkan dengan sikap dan keyakinan)
  2. Ketidakpastian Perilaku (Batasan sampai mana perilaku dapat diprediksi dalam situasi tertentu)
  • Asumsi Teori Pengurangan Ketidakpastian 
  1. Orang mengalami ketidakpastian dalam latar interpersonal
  2. Ketidakpastian adalah keadaan yang tidak mengenakkan dan bikin stress secara kognitif
  3. Ketika orang baru aja ketemu, perhatian utama mereka : mengurangi ketidakpastian kalo nggak meningkatkan predikbilitas
  4. Komunikasi interpersonal adalah sebuah proses perkembangan yang melalui tahapan-tahapan
  5. Komunikasi interpersonal adalah alat utama untuk mengurangi ketidakpastian
  6. Kuantitas dan sifat informasi yang dibagi oleh orang akan berubah seiring berjalannya waktu
  7. Sangat mungkin untuk menduga perilaku orang dengan menggunakan cara seperti hukum
  • Tahap-tahap perkembangan komunikasi interpersonal
  1. Fase awal (Tahap awal ketika orang asing bertemu, masih terkait norma sosial yang ada, misal : ada orang yang nyapa "Hai!Apa kabar?", kita bakal membalasnya)
  2. Fase personal (komunikasi lebih spontan dan mulai membuka diri)
  3. Fase akhir (individu memutuskan untuk melanjutkan interaksi tersebut di masa datang atau tidak)
  • Teori pengurangan ketidakpastian = Teori yang aksiomatik
  • Aksioma = Kebenaran yang ditarik dari penelitian sebelumnya dan akal
  • Aksioma Teori Ketidakpastian
  1. Jika komunikasi verbal orang tinggi, maka ketidakpastian akan turun (-)
  2. Jika ekspresi non verbal meningkat, maka ketidakpastian akan menurun (-)
  3. Jika ketidakpastian meningkat, maka pencarian informasi juga akan meningkat (+)
  4. Jika ketidakpastian meningkat, maka Keintiman dari isi komunikasi menurun (-)
  5. Jika ketidakpastian meningkat, maka resiprositas juga meningkat (+)
  6. Jika semakin tinggi tingkat kemiripan, maka ketidakpastian akan menurun (-)
  7. Jika ketidakpastian tinggi, maka tingkat ketidaksukaan menurun (-)
  • Aksioma Tambahan
  1. Jika semakin banyak interaksi yang dilakukan, maka ketidakpastian akan menurun (-)
  2. Jika ketidakpastian tinggi, maka kepuasan komunikasi menurun (-)
  • Teori ini ditujukan secara khusus berrlaku hanya untuk perjumpaan awal, jika hubungan sudah mapan, maka ketidakpastian ini diharapkan agar menghindari dari kebosanan. Karena dengan adanya ketidakpastian, mereka akan menguranginya dengan cara memperbanyak komunikasi
  • Tradisi = Sosio-pshycological
  • Konteks = interpersonal
  • Pendekatan= positivism
  • Kritik = Heurisme (mempunyai heuristik yang tinggi) , Pengujian waktu berjalan, Parsimoni , Kegunaan Logis

2. Teori Penetrasi Sosial (Irwin Daltman dan Damas Taylor)

  • Proses ikatan hubungan individu yang bergerak dari komunikasi superfisial ke komunikasi yang lebih intim
  • Asumsi Teori Penetrasi Sosial
  1. Hubungan mengalami kemajuan dari yang tidak intim menjadi intim
  2. Perkembangan hubungan sistematis dapat diprediksi
  3. Perkembangan hubungan mencakup depenetrasi (penarikan diri) dan disolusi
  4. Pembukaan diri merupakan inti dari perkembangan hubungan
  • Teori ini menggunakan analogi bawang yang terdiri dari lapisan-lapisan yang besar/luas menuju ke lapisan yang lebih intim/inti
  • Taylor dan Altman berpendapat bahwa: hubungan dikonseptualisasikan dalam bentuk penghargaan (mendorong kepuasan) dan pengorbanan (mendorong munculnya perasaan negatif)
  • Jika lebih banyak penghargaan, maka hubungan akan cenderung bertahan, tetapi, jika banyak pengorbanan, maka disolusi hubungan bisa saja terjadi
  • Tahapan Proses Penetrasi Sosial
  1. Orientasi :Membuka sedikit demi sedikit (aspek superfisial dalam diri individu)
  2. Pertukaran Penjajakan Afektif : Munculnya Diri (Apa yang tadinya privat sudah menjadi publik, tap hati-hati untuk tidak membuka diri terlalu banyak)
  3. Pertukaran Afektif : Komitmen dan kenyamanan (Persahabatan yang dekat dan pasangan yang intim)
  4. Pertukaran Stabil : Kejujuran total dan keintiman (Pengungkapan pemikiran, perasaan,perilaku secara terbuka)

  • Tradisi = Sosio psikologikal
  • Konteks = Interpersonal
  • Pendekatan = positivistik
  • Kritik = scope dan heurisme
3. Teori Pertukaran Sosial (John Tibaut dan Harold Kelley)

  • Didasarkan pada ide bahwa orang memandang hubungan mereka dalam konteks ekonomi dan mereka menghitung pengorbanan dan membandingkannya dengan penghargaan yang didapatkan dengan meneruskan hubungan itu
  • Nilai = penghargaan - pengorbanan
  • Hubungan akan positif jika penghargaan > pengorbanan, sebaliknya hubungan akan negatif jika penghargaan < pengorbanan
  • Asumsi Teori Penetrasi Sosial :
1. Asumsi mengenai sifat dasar manusia
  • Manusia mencari penghargaan dan menghindari hukuman
  • Manusia adalah makhluk rasional
  • Standar yang digunakan manusia untuk mengevaluasi pengorbanan dan penghargaan bervariasi seiring berjalannya waktu dari satu orang ke orang lainnya. 
2. Asumsi mengenai sifat dasar dari suatu hubungan
  • Hubungan memiliki sifat saling ketergantungan
  • Kehidupan berhubungan adalah sebuah proses 
Tradisi = semantik, phenomenological
konteks = intrapersonal, interpersonal, komunikasi melalui media
paradigma = positivistik
kritik = kegunaan, heurisme, scope, testability

4. Teori Dialektika Relasional
  • Menyatakan bahwa hidup berhubungan dicirikan dengan ketegangan-ketegangan yang berkelanjutan antara impuls-impuls yang kontradiktif
  • Asumsi Teori Dialektika Relasional
  1. Hubungan tidak bersifat linear
  2. Hidup berhubungan ditandai dengan adanya perubahan
  3. Kontradiksi merupakan fakta fundamental dalam hidup berhubungan
  4. Komunikasi sangat penting dalam mengelola dan menegosiasikan kontradiksi dalam hubungan
  • Kontradiksi merujuk pada oposisi dua elemen yang bertentangan (merupakan ciri utama dalam teori dialektika relasional)
Tradisi = sosio psikological
Konteks = interpersonal
Kritik = Heurisme dan kemungkinan pengujian , parsimoni

5. Teori Manajemen Privasi Komunikasi (Sandra Petronio)
  • Menjelaskan proses yang digunakan orang untuk mengelola hubungan antara menutupi atau mengungkapkan informasi privat
  • Asumsi Teori Manajemen Privasi Komunikasi
1. Sifat dasar Manusia
  • Manusia adalah pembuat keputusan
  • Manusia adalah pembuat peraturan dan pengikut peraturan
  • Pilihan dan peraturan manusia didasarkan pada pertimbangan akan orang lain dan juga akan konsep diri
2. Asumsi CPM yang mirip dengan Teori Dialektika Relasional
  • Hidup berhubungan dicirikan oleh perubahan
  • Kontradiksi adalah fakta mendasar pada hidup berhubungan
Kritik = Heurisme, konsistensi logis, kemungkinan pengujian, kegunaan


Akhirnya selesai juga membahas teori perkembangan hubungan..
Sekian dan Terima Kasih :)
Ayo Semangat!!!


Referensi :

Introducing Communication Theory (Richard West dan Lynn H. Turner)





Jumat, 23 Maret 2012

Iri? Minder? ke Laut aja deh!

Iri? Minder? Pasti pernah dong merasakannya. . Aku juga sering merasa iri atau minder (jujur banget yah). Semua orang pasti pernah merasakannya, tapi mungkin cara orang untuk menanggapi rasa itu yang berbeda-beda. Ada yang bisa trus bangkit semangatnya agar bisa lebih baik lagi, ada yang malah melakukan tindakan2 yang gak baik. Jangan sampailah rasa iri atau minder ini menguasai diri kita, tapi kita yang harus bisa menguasai rasa iri dan minder itu. Memang lebih gampang untuk mengatakan daripada mempraktekkan haha.. Tapi cobalah untuk buang jauh-jauh sifat jelek itu. Jangan selalu menganggap rumput tetangga lebih hijau!! Rumput kita gak kalah hijaunya!! (mulai berapi-api)
Jika kita mulai dirundung rasa iri dan minder solusi yang bisa aku berikan adalah.....
Catatlah semua keberhasilan yang pernah kamu raih selama ini, kelebihan2 yang kamu miliki. Setelah itu bacalah berulang kali. Yakinlah bahwa kamu tidak serendah yang kamu bayangkan! Buktinya sampai saat ini kamu mampu mencapai itu semua! Selain itu, kamu juga bisa mengingat-ngingat masalah2 besar yang dulu pernah kamu hadapi dan kamu bisa menyelesaikan masalah itu dengan baik. Intinya tetap positif thinking pada diri sendiri. Ingatlah! bahwa kehidupanmu akan tetap terus berjalan, jangan terlalu memikirkan masalah2mu mulailah memikirkan hal-hal lain yang lebih bermanfaat! Jangan sampai Tuhan menciptakanmu dengan sia-sia!
SEMANGAT Kakaa  !!!!! :)

Tulisan By : Lia Titi Malinda
*Dilarang keras mengcopy paste tanpa seijin penulis

Minggu, 19 Februari 2012

"Pentingnya Target dalam Hidup"

Teman-teman yang berbahagia, tentu sering kita dengar pertanyaan " Apa tujuan hidup kalian?", pasti bagi sebagian orang akan kebingungan dalam menjawab pertanyaan tersebut, karena saya pun demikian. Hal itu disebabkan karena saking banyaknya impian-impian kita dalam hidup ini sehingga tidak dapat dituliskan dengan kata-kata  (Halah Lebay!!)

Nah, padahal dalam hidup ini, kita harus memiliki target dan tujuan hidup. Kita juga harus menerapkan prinsip " Jangan sampai kita hidup sia-sia karena hidup cuma sekali". Mungkin kalian bosan mendengar kata kata tersebut, Eiittzz, tapi jangan salah, kata-kata tersebut penting dan benar adanya. Kita hidup saja itu merupakan anugerah luar biasa dari Tuhan YME, berarti Tuhan memberikan kita kepercayaan untuk menjadi sesuatu yang bermanfaat di bumi ini, mana mungkin Tuhan menciptakan kita dengan sia-sia, iya kan?

Untuk mewujudkan itu semua, kita harus memulai membuat list-list target atau impian jangka pendek yang akan kita capai dalam hidup ini. Mulailah merenung, memikirkannya. Setelah itu, ambil kertas dan bolpoint untuk mencatat target-target kita tadi. Maklum, manusia tidak luput dari sifat pelupa, hehe. Setelah mencatat, mulailah membulatkan tekad untuk mulai mewujudkan target kita. Memang, hal-hal yang paling sulit kita lakukan adalah memulai sesuatu hal, tapi jika kita menerapkan prinsip "Dimana ada niat, disitu ada jalan" (prinsip itu sangat manjur lho!!), pasti kita akan dimudahkan dalam mencapai impian dan target kita :) Selain berusaha, jangan lupa untuk tetap selalu berdoa kepada Tuhan YME, karena terwujud atau tidaknya impian kita tergantung pada Tuhan YME. 
Contoh:
Target 1 - IP Semester 1 diatas 3,5, mulailah untuk tekun belajar, aktif di kelas, rajin masuk kuliah, rajin membaca, jangan lupa berdoa untuk dimudahkan jalannya dalam menuntut ilmu.

Target 2 - Sebagai mahasiswa tetapi bisa menghasilkan uang min. Rp 250.000,00/ bln, Hal tersebut tentu tidak mustahil, seorang mahasiswa bisa mendapatkan uang dengan mengikuti bisnis MLM yang tidak menyita banyak waktu tetapi tetap menguntungkan.

Untuk mencapai suatu target tentu dibutuhkan banyak pengorbanan. Jangan menyerah dengan pengorbanan yang kita lakukan, tetapi mulailah merasa bahagia jika kita melakukan suatu pengorbanan dan tumbuhkanlah keyakinan bahwa pengorbanan yang kita lakukan pasti membuahkan hasil. Langkah selanjutnya yang kita lakukan, jika target kita sudah ada yang terpenuhi, coretlah, beri tanda Success dan mulailah mengejar target berikutnya.

Pesan penting : Jika kita mulai down, buka buka catatan kita, lihat target-target yang sudah kita penuhi, lihatlah coretan dan kata-kata Success yang menghiasi catatan dan hidup kita. Kita selama ini bisa mencapai target yang kita buat, kenapa kita berhenti disini? semua itu akan sia-sia, istilahnya sudah setengan jalan. Dan kita mampu untuk mengejar target kita. Yakin pada diri sendiri bahwa kita bisa!!

Lanjut ke pesan lainnya yaitu, setelah kita memenuhi target-target jangka pendek, jangan lupa untuk membuat target-target jangka panjang. Jangan takut untuk memiliki impian-impian yang luar biasa atau mungkin kita menganggap bahwa kita tidak mungkin untuk mencapainya. Misalnya salah satu impian saya: Mendapat beasiswa S2 ke Jepang (Mungkin itu sangat mustahil bagi saya karena kekurangan2 yang ada dalam diri saya, tapi dalam hati saya tetap yakin bahwa suatu saat nanti saya bisa mewujudkan impian tersebut). Di dunia ini tidak ada kata mustahil. Ingat akan kekuasaan Tuhan yang luar biasa. Kita bekali diri dengan niat yang sungguh-sungguh, tanam dalam2 pada diri kita, disertai usaha dan doa. 

Pesan terakhir, jika target dalam hidup kita tidak tercapai sesuai target yang kita impikan, jangan berkecil hati, yakin bahwa Tuhan tahu mana yang terbaik untuk kita. Belum tentu target yang kita tentukan itu baik untuk kita. Memang sulit untuk berlapang dada, jujur saya pun begitu, kecewa pasti ada. Tapi, mulailah untuk berfikir positif dalam hidup. Pikiran positif juga merupakan salah satu faktor keberhasilan dalam mencapai target kita lho! :)

Nah, cukup sekian tulisan saya mengenai "Pentingnya Target dalam Hidup", maaf kalau tulisan saya berantakan, kurang berbobot, hehe.. maklum kan baru Mencoba Menulis. Semoga tulisan saya bermanfaat. Mulailah membuat target dalam hidup agar hidup kita bermanfaat!!

Salam Olahraga!! (Opo hubungane??? wkwkw)

Tulisan By : Lia Titi Malinda
*Dilarang keras mengcopy paste tanpa seijin penulis